Latest Entries »

Idzhar Syafawi

3. Idzhar Syafawi

Merupakan “Mim mati” yang dibaca jelas (Idzhar) jika bertemu/berhadapan dengan 26 huruf (huruf-huruf selain “Mim” & “Ba”).

Adapun huruf-huruf tersebut, yaitu:
أ ، ت ، ث ، ج ، ح ، خ ، د ، ذ ، ر ، ز ، س ، ش ، ص ، ض ، ط ، ظ ، ع ، غ ، ف ، ق ، ك ، ل ، ن ، و ، ه ، ي

Contoh:

لعلكم تتقون
la ‘allakuM-Tattaqun

إليكم ذكرا
ilaikuM-Dzikran

لهم جنة
lahuM-Jannatun

2. Ikhfa Syafawi

Apabila “Mim Mati” bertemu dengan huruf “Ba” (ب) , maka harus dibaca ikhfa, yakni disertai dengung.

Contoh:
ربهم بهم
rabbuhuM-Bihim

يعتصم بالله
ya’tashiM-Billäh

1. Idghom Mutamatsilain/Mitslain/Shogir

Ada pula yang menyebutkan idghom ini sebagai idghom Mi-Mi (ممى). Hal ini dikarenakan pada idghom ini hanya digunakan huruf “Mim” saja yang bertemu dengan “Mim” lagi.

Ketentuan:
Bertemunya huruf yang sama, yaitu “Mim” yang sukun dengan “Mim” yang “berbaris”.

Contoh:
ولكم ما كسبتم
walakuM-Mä kasabtum

أمنهم من خوف
ämanahuM-Min khauf

Hukum Mim Mati/Sukun terbagi 3 bagian, yaitu:

1. Idghom Mutamatsilain/Mitslain/Shogir

2. Ikhfa Syafawi

3. Idzhar Syafawi

¤ Ikhfa ¤

Menurut Arti Kata:
Menyamarkan/Membunyikan

Penjelasan:
Membunyikan Nun Mati/Tanwin, dibaca antara “N” dengan bunyi huruf yang dihadapannya, tetapi pada umumnya berbunyi “NG”

Contoh:
من كان
ditulis: man käna
maka dibaca: maNg Käna

منكم
ditulis: min kum
maka dibaca: miNg Kum

Huruf Ikhfa ada 15 dimana terbagi menjadi 3 bagian ikhfa, yaitu:

1. Ikhfa Aqrob (Lebih sedikit/ dekat, sehingga “NG” dibaca agak samar/kurang jelas)
ada 3 huruf yaitu:
Ta (ت), Tho (ط), & Da (د)

2. Ikhfa Ausath (Pertengahan, sehingga “NG” agak jelas dan kurang jelas)
ada 10 huruf yaitu:
Fa (ف), Tsa (ث), Ja (ج), Dza (ذ), Za (ز), Sa (س), Sya (ش), Sho (ص), Dlo (ض), & Zho (ظ)

3. Ikhfa Ab’ad ( Lebih jelas terdengar, sehingga seperti “NG”)
ada 2 huruf yaitu:
Qo (ق) & Ka (ك)

¤ Iqlab ¤

Menurut Arti Kata:
Bertukar Bunyi/Merubah/Membelokkan Perkara dari asalnya

Penjelasan:
Menjadikan suatu huruf kepada huruf yang lain sambil dibaca ghunnah (dengung), seperti “Nun” dijadikan “Mim”.

Contoh:
من بعد
ditulis: Min ba’di
maka dibaca: miM Ba’di

ينبغ
ditulis: Yan baghi
maka dibaca: yaM Baghi

Hurufnya ada 1 yaitu Ba (ب)

¤ Idghom ¤

Menurut Arti Kata:
Terpadu/Menyatukan

Penjelasan:
Menyatukan dua huruf menjadi 1 huruf, atau memasukkan huruf kepada huruf yang lain.

Huruf Idghom ada 6 yaitu dikumpulkan dalam kalimat “Yarmalüna” (يرملون) terdiri dari:
ي ، ر ، م ، ل ، و ، ن

Idghom terbagi menjadi 2 bagian, diantaranya:
1. Idghom Bighunnah yaitu membunyikan suara di dalam hidung (berdengung).
Contoh:
من يقول
ditulis: Man yaqülu
dibaca: maY-Yaqülu
ada 4 huruf yaitu:
ي ، ن ، م ، و

2. Idghom Bila Ghunnah yaitu membunyikan suara tanpa berdengung dalam hidung.
Contoh:
من ربهم
ditulis: Min rabbihim
dibaca: miR Rabbihim
ada 2 huruf yaitu:
ل dan ر

Ket:
Namun untuk kata-kata seperti:
- Dun yä (دنيا) tetap dibaca : duN Ya
- Bun yänun (بنيان) tetap dibaca : buN Yanun
- Shin wänun (صنوان) tetap dibaca : shiN Wänun
- Qin wänun (قنوان) tetap dibaca : qiN Wänun
dikarenakan berada dalam 1 kalimat, maka tetap dibaca “Jelas (Izhar)”.

¤ Izhar ¤

Menurut Arti Kata:
Menerangkan/Menjelaskan

Penjelasan:
Membunyikan “Nun Mati/Tanwin” dengan Jelas (Tanpa Dengung).

Contoh:
من أمن
maN Ämana
عليم حكيم
‘alïmuN Hakïm

Huruf Izhar ada 6 yaitu:
أ ه ع ح غ خ

Di dalam membaca Al-Qur’an, ada 4 Hukum membaca Nun Mati/Tanwin, yaitu dengan cara:

1. Izhar (إظهر)
2. Idghom (إدغام)
- Bighunnah (بغنة) /Ma’a Ghunnah (مع الغنة)
- Bila Ghunnah (بلاغنة)
3. Iqlab (إقلاب)
4. Ikhfa’ (إخفاء)

Mad Tamkin

¤ Mad Tamkin ¤

هو كل يا أين أحد هما ساكن مكسور ما قبلها مشددا

Setiap ada dua huruf “Ya”, salah satunya “Sukun”, dan didahului huruf berbaris “Kasrah” yang disertai “Tasydid”.

Contoh:

والنبيين
Wan-naBiyYïna

حييتم
HuyYïtum

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.